TEMPO.CO, Jakarta - Prospek bisnis Hong Kong terus menurun pada Oktober menunjukkan bahwa tidak akan ada peningkatan dari resesi dalam waktu dekat. Selama 5 bulan terakhir, Hong Kong dihadapi dengan tantangan bertubi-tubi mulai dari perlambatan perdagangan global, kerusuhan politik domestik, hingga sejumlah aksi kekerasan. Dilansir melalui Bloomberg, indeks manajer pembelian untuk ekonomi Hong Kong secara keseluruhan turun menjadi 39,3. Sektor pariwisata, yang turut menopang ekonomi Hong Kong, turun drastis. Penjualan ritel turun untuk delapan bulan berturut-turut pada September, karena turis menghindari Hong Kong sebagai destinasi wisata selama aksi protes masih berlangsung.
Source: Koran Tempo November 05, 2019 05:03 UTC