Bagi koreografer dan penari seperti Luluk Ari Prasetyo, kenyataan semacam itu tak lantas berujung pada keputusasaan. Bertajuk Depressed, karya terbaru Luluk tersebut dia bagikan melalui akun Instagram miliknya. Luluk menyebut Depressed secara organik muncul dari kenyataan-kenyataan yang dia rasakan selama Covid-19 mewabah dan berdampak bagi dirinya. Tepat di samping jendela tanpa daun, sebuah balai-balai bambu beserta kursi reyot di sudut gudang itu menjadi bagian dari arena pertunjukan Depressed. Penggunaan ruang yang tak harus kaku seturut konvensi ruang pertunjukan, kemungkinan melebarkan irisan antara koreografi dan sinematografi, hingga potensi menemukan keintiman virtual menggantikan keakrabah khas ruang pementasan adalah beberapa tantangan baru bagi Luluk setelah melahirkan Depressed.
Source: Jawa Pos June 27, 2020 08:37 UTC