TEMPO.CO, Jakarta - Sensus Penduduk terbaru dari Korea Selatan mengungkapkan bahwa angka kematian di sana lebih besar dibandingkan angka kelahiran. Mengacu pada data yang dikeluarkan oleh Kementerian Keamanan Dalam Negeri, perbandingan antara angka kematian dan kelahiran di tahun 2019 adalah 275.815 berbanding 307.764 jiwa. "Penurunan angka kelahiran secara konstan tetap menjadi isu besar di Korea Selatan," ujar pernyataan pers kementerian, dikutip dari CNN, Selasa, 5 Januari 2021. Lebih lanjut, hasil sensus terkait tidak menyebutkan apa yang membuat angka kematian bertambah. Desember lalu, Bank Sentral Korea Selatan menyatakan bahwa sangat mungkin pandemi COVID-19 mempercepat penambahan angka kematian dan menurunkan angka kelahiran.
Source: Koran Tempo January 05, 2021 10:30 UTC