Dia mengatakan, Presiden Prabowo menegaskan persatuan nasional dan kerukunan antarumat beragama adalah kekuatan utama Indonesia. “Nilai Si Tou Timou Tumou Tou mencerminkan jati diri bangsa yang saling menghormati, saling menguatkan, dan hidup berdampingan secara damai,” ujar Gugun. Dia menyebutkan visi Kementerian Agama adalah mewujudkan kehidupan beragama yang penuh cinta kasih, rukun, toleran, dan berkeadaban. “Perayaan Natal dan Tahun Baru ini menjadi ruang strategis untuk memperkuat dialog, persaudaraan, dan solidaritas lintas iman,” tambahnya. “Perayaan Natal Kerukunan Keluarga Kawanua diharapkan menjadi momentum refleksi dan penguatan komitmen bersama untuk menjaga Indonesia sebagai rumah besar yang damai, rukun, dan harmonis bagi seluruh umat beragama,” tutur dia.
Source: Republika February 01, 2026 13:17 UTC