Di Turki: 107 Jurnalis Dipenjara, 155 Media Ditutup - News Summed Up

Di Turki: 107 Jurnalis Dipenjara, 155 Media Ditutup


Di Turki: 107 Jurnalis Dipenjara, 155 Media DitutupSelasa, 25 Oktober 2016 | 09:20 WIBPresiden Turki Tayyip Erdogan saat berbincang dengan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam pertemuan di St. Petersburg, Rusia, 9 Agustus 2016. REUTERSTEMPO.CO, Ankara -Laporan terbaru lembaga Jaringan Komunikasi Independen (BIA) menyebutkan sebanyak 107 jurnalis saat ini dipenjara dan 2.500 jurnalis lainnya menganggur setelah pemerintah Turki mengeluarkan kebijakan menekan kemerdekaan pers menyusul kudeta yang gagal. Menurut BIA, seperti dikutip dari alaraby.co.uk, dari 107 jurnalis yang dijebloskan ke bui, 71 di antaranya dituduh sebagai pendukung Fethullah Gulen. Dengan pemberangusan kemerdekaan pers dengan menjebloskan para jurnalis dan menutup 155 media, BIA menyebut Turki sebagai penjara jurnalis terbesar di dunia. Setelah upaya kudeta itu, Turki membungkam jurnalis, akademisi, dan ahli ekonomi dengan cara menahan dan menangkap mereka.


Source: Koran Tempo October 25, 2016 02:20 UTC



Loading...
Loading...
  

Loading...

                           
/* -------------------------- overlay advertisemnt -------------------------- */