TEMPO.CO, Jakarta - Ghana memutuskan untuk membubarkan asosiasi sepak bola nasionalnya sehari setelah sejumlah pejabat, termasuk presiden asosiasi, terlihat dalam film dokumenter mengenai penyuapan. Presiden Asosiasi Sepak Bola Ghana (GFA) Kwesi Nyantakyi tidak merespon permintaan-permintaan meminta komentar. Nyantakyi, yang juga anggota Dewan FIFA, badan legislatif organisasi sepak bola dunia itu, terekam sedang berada di kamar hotel untuk menerima suap sebesar 65.000 dolar dari seorang pengusaha yang ingin mensponsori Liga Sepak Bola Ghana. "Dengan melihat luasnya kebusukan yang melibatkan para pejabat papan atas GFA, para pejabat, komisioner pertandingan, adiministrator dan para wasit NSA (Otoritas Olahraga Nasional), pemerintah memutuskan untuk mengambil langkah cepat yakni membubarkan GFA," tuturnya. Ia mengatakan pemerintah akan segera mengumumkan pendekatan-pendekatan sementara terhadap aktivitas-aktivitas sepak bola sampai asosiasi baru dapat dibentuk.
Source: Koran Tempo June 07, 2018 22:30 UTC