Sekarang, investasi dana haji Malaysia tidak hanya di dalam negeri, namun sudah merambah ke sejumlah negara lain yaitu Australia, Singapura, Hongkong, Indonesia, hingga Korea Selatan. Lembaga Tabung Haji Malaysia (LTHM) menyasar investasi dana haji Malaysia di sektor-sektor yang menguntungkan, berkelanjutan, kompetitif, dan memiliki tingkat risiko yang wajar di lihat dari kondisi pasar. Di dalam negerinya misalnya, dana haji diinvestasikan ke berbagai sektor mulai perdagangan dan jasa, keuangan, perkebunan, kelistrikan, hingga perumahan. Sementara itu, saldo dana haji Indonesia Rp 96 triliun dan dana abadi umat mencapai Rp 3 triliun. Oleh karena itu, pemerintah sedang berupaya mendorong agar dana haji bisa diinvestasikan secara optimal, termasuk merambah sektor infrastruktur memulai obligasi syariah atau sukuk.
Source: Kompas August 07, 2017 02:32 UTC