TEMPO.CO, Jakarta - Pendiri ByteDance, selaku pemilik TikTok, Zhang Yiming merespon kritikan warga Cina soal dirinya yang berniat menjual aplikasinya ke perusahaan Amerika, Microsoft. Zhang Yiming menjelaskan, apa yang terjadi di Amerika bukanlah Pemerintah Amerika memaksa TikTok untuk menjual operasionalnya di Amerika kepada Microsoft. Inti permasalahannya, kata Zhang Yiming, adalah Amerika ingin memblokir TikTok atas tuduhan pencurian data pribadi yang belum terbukti. Oleh karenanya, ia memutuskan untuk menjual operasional TikTok di Amerika kepada perusahaan lokal. Dikutip dari Reuters, CEO Microsoft Satya Nadella juga membujuk Donald Trump untuk mengizinkan perusahaannya mengakuisisi operasional TikTok di Amerika.
Source: Koran Tempo August 04, 2020 12:22 UTC