JawaPos.com – Atensi Mensos Juliari P. Batubara terhadap dugaan penyimpangan penyaluran bantuan pangan nontunai (BPNT) di Kabupaten Gresik selama masa pendemi Covid-19 langsung mendapat repons Dinas Sosial Pemprov Jatim. Kepala Dinsos Jatim Dr Alwi mengatakan, pihaknya memang sudah menyiapkan laporan tersebut.seperti harapan Mensos. Intinya kan ada perbaikan penyaluran BPNT di lapangan,” tuturnya, Minggu (2/8). Misalnya temuan penyaluran BPNT Juli di Kecamatan Cerme. Dari harga taksiran tim Jawa Pos dengan harga di pasar, ada selisih Rp 30 ribu hingga Rp 40 ribu per paket.
Source: Jawa Pos August 03, 2020 08:48 UTC