Pengamat penerbangan sekaligus anggota Ombudsman RI, Alvin Lie, mengatakan bos baru di perusahaan pelat merah ini memiliki sejumlah pekerjaan rumah. Menurut Alvin, untuk membenahi kondisi entitas dari sisi finansial, manajemen mesti meningkatkan pendapatan dari sisi operasional penerbangan untuk rute internasional. Berdasarkan data yang dihimpun Tempo dari laman Garuda Indonesia, perseroan tersebut telah membuka rute penerbangan internasional sebanyak 36 destinasi. Jumlah destinasi internasional yang disediakan maskapai pelat merah ini hanya berselisih tak seberapa dengan rute domestik. Selain memaksimalkan revenue atau pendapatan dari pengoperasian pesawat di rute penerbangan internasional, Alvin memandang Garuda Indonesia perlu melakukan pembaruan terhadap aset alat produksi perseroan.
Source: Koran Tempo January 22, 2020 00:45 UTC