REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pengamat Radikalisme Pradana Boy mengungkapkan pelarangan cadar merupakan sebuah tindakan diskriminasi terhadap suatu agama. "Jika hanya ada pelarangan cadar dan karena asumsi terorisme, maka ini jelas diskriminasi pada Islam. Sekitar 100 aktivis muslim perempuan dan pemuka agama Islam melakukan demo di Austria, mengutuk pelarangan menggunakan cadar. Peneliti senior Universitas Bridge Initiative, Georgetown, Farid Hafez mengatakan gagasan tentang larangan bercadar mencerminkan imajinasi Islamofobia itu. Perempuan muslim muda yang harusnya bisa menginspirasi, justru bisa terhambat aktivitasnya," ujar Hafez.
Source: Republika October 03, 2017 01:18 UTC