JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat memastikan Pemprov DKI Jakarta akan mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) yang dimiliki siswa terlibat tawuran di Pasar Rebo pada Selasa (14/2/2017) lalu. Djarot mengatakan, hal itu merupakan bentuk sanksi yang diberikan Pemprov DKI kepada para siswa yang terlibat langsung dalam urusan hukum. Hal itu, lanjut Djarot, berlaku kepada seluruh siswa pemegang KJP yang melanggar aturan. "Kalau memang itu (tawuran) pasti dicabut. Ada 17 siswa SMK Budi Murni 4 dan 6 siswa SMK Bunda Kandung yang siang itu berkelahi melawan 18 siswa SMK Adi Luhur 2.
Source: Kompas February 27, 2017 02:37 UTC