Dengan gagasan ini, majalah Foreign Policy membuka artikel yang ditulis oleh Arash Rezainghad dan Arsham Rezainghad. Keduanya menegaskan di awal artikel bahwa keunggulan militer saja tidak mungkin menentukan hasil perang. Secara historis, kondisi geografis ini berfungsi sebagai perisai strategis bagi Iran, yang memperlambat dan melelahkan pasukan penyerang selama berabad-abad. Mulai dari kesulitan yang dihadapi pasukan Mark Antony (lahir tahun 83 SM – wafat tahun 30 SM di Alexandria) Romawi, hingga terhambatnya kemajuan Irak di front Zagros selama Perang Iran-Irak antara 1980 dan 1988. Dan geografi ini—menurut kedua penulis—tidak hanya menghambat serangan, tetapi juga memberi Iran kemampuan untuk menyembunyikan dan memindahkan fasilitas-fasilitas sensitifnya, sehingga mengurangi efektivitas serangan udara.
Source: Republika March 25, 2026 16:10 UTC