Wartawan menunjukkan luka-luka mereka setelah dipukuli oleh Taliban di Kabul, Afghanistan, 8 September 2021, dalam gambar ini diperoleh dari media sosial. [Etilaatroz/via REUTERS]TEMPO.CO, Jakarta - Dua jurnalis Afghanistan dipukuli di tahanan polisi minggu ini setelah meliput unjuk rasa perempuan di Kabul di mana mereka ditahan oleh Taliban, kata editor mereka. Jurnalis menunjukkan luka-luka mereka setelah dipukuli oleh Taliban di Kabul, Afghanistan, 8 September 2021 dalam gambar ini diperoleh dari media sosial. Taliban mengatakan dalam beberapa pekan terakhir, perempuan akan diizinkan untuk bekerja dan kuliah di universitas dalam parameter hukum Islam. Baca juga: Staf PBB di Afghanistan Dilecehkan sejak Taliban BerkuasaREUTERS
Source: Koran Tempo September 10, 2021 09:00 UTC