JawaPos.com – Jangan sampai terulang tragedi tambangan yang merenggut enam nyawa di perbatasan Sidoarjo dan Gresik pada Kamis (13/4). Perahu penyeberangan bisa kembali beroperasi bila pemilik memperbaiki standar keselamatan (safety). Menurut Rudi, selama ini aparat keamanan maupun pemerintah kecamatan tidak cawe-cawe dalam operasional perahu penyeberangan itu. Dia mencontohkan, perahu penyeberangan di sepanjang Driyorejo lebih aman jika dibandingkan dengan di Wringinanom. Pada Sabtu (15/4), tragedi perahu penyeberangan nyaris terjadi lagi bila tidak ada tim SAR.
Source: Jawa Pos April 17, 2017 11:48 UTC