REPUBLIKA.CO.ID, GAZA -- Sebanyak dua remaja Palestina ditembak mati oleh tentara Israel saat kekerasan berlanjut di wilayah-wilayah penduduk, Kamis (11/1). "Sekitar 50 warga Palestina terlibat, dan tentara melepaskan tembakan karena mereka menjadi ancaman," katanya. Ia meninggal setelah ditembak tentara Israel saat orang-orang Palestina melempari mereka dengan batu. Menurut Ghassan Daghlas, seorang yang memantau kegiatan permukiman ilegal Israel di Tepi Baratutara, tentara yang mengepalai sebuah pos pemeriksaan di luar desa melepaskan tembakan tanpa peringatan. Pembunuhan pemukim Israel terjadi pada Selasa (9/1) lalu di dekat permukiman ilegal Israel di Havat Gilad, tempat rabbi berusia 35 tahun itu tinggal.
Source: Republika January 11, 2018 23:48 UTC