Duterte Cabut Larangan Kirim Pekerja ke Kuwait[MANILA] Presiden Filipina Rodrigo Duterte memerintahkan pencabutan penuh atas larangan pengiriman pekerja ke Kuwait setelah kedua negara menyepakati langkah-langkah diplomatik atas pelecehan para pembantu rumah tangga (PRT) Filipina. Penangguhan pengiriman pekerja ke Kuwait dikeluarkan pada Januari lalu setelah Duterte menyebut penyiksaan kepada PRT Filipina oleh majikannya di Kuwait terus terjadi bahkan memicu aksi bunuh diri. Jumlah PRT Filipina di Kuwait mencapai 65 persen dari lebih dari 260.000 pekerja Filipina di sana. Selain larangan pengiriman tenaga kerja, sebelumnya, Duterte juga mengancam pemberlakuan permanen untuk repatriasi ribuan pekerja Filipina yang menghadapi masalah di Kuwait. Perselisihan tenaga kerja antara Filipina dan Kuwait memuncak setelah penemuan jenazah pekerja Filipina, yang bekerja di Kuwait, bernama Demafelis.
Source: Suara Pembaruan May 17, 2018 12:22 UTC