Seperti berita kejelekan mereka hilang begitu saja," ujar Nurshadrina dalam talkshow "Rosi" episode Pengakuan Anggota ISIS, di Kompas TV, Kamis (14/9/2017). (baca: Bagai Dimabuk Cinta, Alasan WNI Ini Sempat Gabung ISIS di Suriah)Namun, sesampainya di sana, Nurshadrina justru diperlakukan tidak manusiawi. (baca: Eks Simpatisan ISIS: Bagaimanapun Saya Cinta Indonesia)Secara paksa, para pejuang ISIS itu melamar seorang perempuan yang disukainya tanpa peduli apakah perempuan itu mau atau tidak. Saya secara pribadi fighter ISIS itu Menganggap perempuan hanyalah sebagai pabrik anak saja," tuturnya. (baca: WNI Eks Simpatisan ISIS: Saya Khilaf, Menyesal...)Setelah satu tahun berada di sana Nurshadrina baru menyadari bahwa tindakan ISIS sangat jauh berbeda dengan ajaran Islam.
Source: Kompas September 15, 2017 01:54 UTC