REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Bank Mandiri mencatat jumlah kartu e-money yang bertransaksi di tol sekitar 2,5 juta per bulan. Hal ini juga akan meningkatkan penetrasi uang elektronik Bank Mandiri, karena saat ini penetrasi e-money Mandiri di tol secara industri masih sekitar 25-35 persen. Untuk memudahkan masyarakat memperoleh uang elektronik, akan dilakukan penjualan kartu uang elektronik di gardu tol, serta penambahan lokasi pengisian ulang (top up) uang elektronik. Masyarakat pun diimbau untuk mempersiapkan uang elektronik dan mengecek saldo sebelum melakukan perjalanan di jalan tol untuk mengantisipasi timbulnya kemacetan. Sebab penyediaan fasilitas top up tunai di gardu tol diutamakan untuk keadaan darurat, sehingga tidak terjadi antrian di gardu tol.
Source: Republika September 15, 2017 17:15 UTC