Kematian hati diakibatkan kesesatan, dan kemaksiatan, si pemilik hati tidak diberikan petunjuk ke jalan kebenaran. Sehatnya hati ialah bersihnya hati dari segala kotoran atau penyakit hati, seperti, riya’ takabur, iri, dan dengki. Sakitnya hati ialah kotornya hati, dalam artian si pemilik hati, mempunyai sifat riya’, takabur iri, dan dengki. Sedangkan tanda-tanda hati yang terjaga yaitu, hati yang selalu mendengar dan melihat, dalam artian si pemilik hati mudah menerima nasehat kebaikan, dan burusaha mengamalkannya. Sedangkan tanda-tanda tidurnya hati, yaitu butanya hati, artinya si pemilik hati susah untuk menerima kebenaran, dan sulit untuk menerima nasehat dari orang lain.
Source: Koran Tempo June 15, 2022 23:07 UTC