REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA – Epidemiolog dari Universitas Griffith Australia Dicky Budiman mengatakan, kalangan remaja rentan harus menjadi prioritas untuk mendapatkan vaksin Covid-19 dosis penguat atau booster. Saat ini, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI sudah mengizinkan vaksinasi booster kepada anak usia 16-18 tahun. Memang tidak jauh berbeda dengan negara lain yang sudah lebih dulu memberikan vaksin booster," katanya. BPOM mengizinkan Pfizer dengan teknologi mRNA digunakan sebagai vaksin booster Covid-19 untuk anak-anak berusia 16-18 tahun. Untuk meningkatkan cakupan booster, Dicky berharap pemerintah bisa membangun strategi komunikasi risiko yang transparan.
Source: Republika August 05, 2022 19:23 UTC