BEIJING, KOMPAS.com - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan, etnis minoritas pemeluk Islam hidup berbahagia di Xinjiang. Pernyataan Erdogan ini amat berbeda dengan kritikan Ankara di masa lalu terkait dugaan penindasan yang dilakukan Beijing di kawasan itu. Baca juga: China Kembangkan Aplikasi Ponsel untuk Pantau Warga XinjiangPernyataan Erdogan ini muncul hanya empat bulan setelah kementerian luar negeri Turki mengatakan, perlakuan China terhadap etnis Muslim Uighur amat memalukan kemanusiaan. "Turki tetap berkomitmen dengan kebijakan satu China dan menegaskan warga dari berbagai etnis hidup bahagia di wilayah otonomi Uighur Xinjiang," demikian kantor berita Xinhua mengutip pernyataan Erdorgan. Belakangan pemerintah China dihujani banyak kritik terkait upaya pengamanan keras di wilayah Xinjiang, di mana lebih dari satu juta etnis Uighur dan suku minoritas Muslim lainnya dimasukkan ke dalam kamp-kamp reedukasi.
Source: Kompas July 03, 2019 04:52 UTC