KOMPAS.com - Pemerintah Indonesia masih menunggu situasi aman untuk mengevakuasi 16 warga negara Indonesia yang menjadi pendakwah di Marawi. Menurut Lalu Muhammad Iqbal, sebenarnya terdapat 17 WNI di Marawi, Pulau Mindanao, namun satu orang sudah menetap di kota yang berada di Pulau Mindanao itu. "Namun yang 16 orang itu, keberadaan mereka diketahui oleh aparat keamanan setempat karena sejak kedatangannya pihak yang menangani mereka di sana sudah memberitahukan secara tertulis mengenai keberadaan mereka di Marawi." Klarifikasi WNI tewasDitambahkan Lalu, mereka berada di Marawi untuk melakukan dakwah selama 40 hari. Sebelumnya, militer Filipina mengumumkan bahwa terdapat beberapa milisi asing, termasuk dari Indonesia, yang tewas dalam pertempuran di Marawi.
Source: Kompas May 29, 2017 14:15 UTC