REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) dan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Jepara menyampaikan, sebenarnya menyesalkan atas puisi yang dikarang dan dibacakan Sukmawati. Ketua FKUB Kabupaten Jepara KH Mashudi mengatakan, puisi tersebut dibawakan ketika situasi perpolitikan negara suhunya mulai meningkat. KH Mashudi yang juga sebagai Ketua MUI Kabupaten Jepara menyampaikan, MUI dan FKUB Kabupaten Jepara berharap, masyarakat tetap tenang dan menjaga kondusivitas daerah. MUI dan FKUB Kabupaten Jepara juga mengajak semua komponen masyarakat untuk menjadikan peristiwa tersebut sebagai bahan pembelajaran dalam urgensi kerukunan kehidupan berbangsa dan bernegara. MUI dan FKUB Kabupaten Jepara juga mengajak masyarakat untuk beraktivitas seperti biasa.
Source: Republika April 04, 2018 06:33 UTC