Sedangkan untuk guru-siswa PJJ luar jaringan (luring) tidak dibahas, bahkan terkesan diabaikan. Pasalnya, laporan persoalan PJJ luring dengan guru kunjung dari guru di jaringan FSGI Daerah masih sama, baik fase satu maupun fase dua sekarang. Mestinya ini juga menjadi perhatian sebab persoalan PJJ selama ini yang dominan adalah PJJ luring,” kata Satriwan kepada SP, Minggu (30/8/2020). Padahal data tersebut penting sebagai landasan pemerintah membuat kebijakan terhadap pemenuhan akses jaringan internet merata. Dia mengatakan, bantuan kuota internet selama empat bulan ke depan ini tidak akan dinikmati oleh anak-anak miskin yang tidak memiliki gawai.
Source: Suara Pembaruan August 30, 2020 12:45 UTC