Badut dari Komunitas Aku Badut Indonesia (ABI) saat melakukan edukasi tentang protokol kesehatan pada siswa di SDN 03 Citayam, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin, 6 September 2021. Aku Badut Indonesia (ABI) melakukan aksi kampanye edukasi tentang protokol kesehatan dengan menyanyikan lagu 3 M, membagikan masker dan mengingatkan protokol kesehatan selama Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di Sekolah. TEMPO/M Taufan RengganisTEMPO.CO, Jakarta - Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mendorong pemerintah daerah dan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi segera melakukan rapat koordinasi untuk mengevaluasi 118 ribu sekolah di wilayah PPKM level 1-3 yang telah menggelar pembelajaran tatap muka atau PTM terbatas. Untuk itu, FSGI mendorong pengawasan gugus tugas daerah dan dinas terkait agar mengontrol penerapan protokol kesehatan di satuan pendidikan yang menggelar PTM. "FSGI mendorong seluruh pemerintah daerah untuk melakukan penguatan 3T (testing, tracing, treatment) agar positivity rate menggambarkan kondisi yang sesungguhnya di wilayah tersebut.
Source: Koran Tempo September 26, 2021 06:00 UTC