Sputnik menilai keputusan Facebook bersifat politis. REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Facebook Inc menghapus ratusan akun dari Rusia, yang diduga melakukan aktivitas tidak wajar secara terkoordinasi di platform jejaring sosial tersebut. AKun yang dihapus termasuk beberapa akun terkait kantor berita Sputnik milik pemerintah Rusia. Dalam keterangan resmi, Sputnik menyatakan keputusan Facebook bersifat politis dan meningkatkan sensor ke tujuh laman pusat berita mereka di negara tetangga. Tapi, Facebook dan Twitter menghapus jutaan cuitan dan akun yang dapat mempengaruhi pemilu sela AS November lalu.
Source: Republika January 18, 2019 09:00 UTC