Baca juga: 12 TKI Ilegal Diselamatkan dari Upaya Penyelundupan ke Luar Negeri"Saik, saik, tuake, saik (bibi, bibi, paman, bibi)," teriak sang anak dalam film itu dengan bahasa Sasak (bahasa daerah warga Lombok) yang khas. Kisah haru itu adalah bagian dari film Jamal (janda Malaysia) karya sutradara Muhammad Heri Fadli (25), sineas muda asal Lombok Timur. Pada Kompas.com, Senin (30/11/2020), Heri sang sutradara mengatakan, film Jamal bercerita tentang nasib janda Malaysia (Jamal) di Lombok, yang jumlahnya sama banyak dengan jumlah kepergian lelaki para suami mereka, yang angkat kaki dari tanah kelahirannya menuju negeri tetangga, mengadu nasib agar hidup lebih baik. "Para Jamal dihadapkan pada dua kemungkinan, mendapati suami mereka pulang dengan selamat, atau menerima kenyataan suami mereka pulang dalam peti mati," Kata Heri. Keberadaan Jamal di Lombok, NTB adalah sebuah keniscayaan.
Source: Kompas November 30, 2020 17:15 UTC