JAKARTA, KOMPAS.com – Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri memberikan tanggapan terkait dengan materi pertanyaan dalam Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) yang meminta pegawai KPK memilih salah satu antara agama dan Pancasila. Ia mencontohkannya dengan memberikan penjelasan terkait penyataan terkait dengan setuju atau tidak setuju seseorang pada gerakan untuk merubah Pancasila sebagai dasar negara. Anda tinggal memilih apakah anda sangat setuju, setuju, netral, tidak setuju atau sangat tidak setuju,” sebut dia. “Semua kembali pada sikap perilaku kita melihat pernyataan. Tentu saya tidak ingin masuk dengan tata cara mereka melakukan wawancara, misal tadi disebutkan apakah anda bisa memilih agama atau memilih Pancasila?
Source: Kompas June 15, 2021 06:56 UTC