JAKARTA, KOMPAS.com - Penyalahgunaan fitur PayLater dari penyedia jasa layanan perjalanan dan gaya hidup berbasis digital kembali marak. Modus yang biasanya digunakan, pelaku biasanya membobol akun pengguna Traveloka dan menggunakan fitur Paylater tanpa izin pemilik akun asli. Baca juga: Traveloka Bantah Ingin Ganti Nama Bandara Soekarno-HattaAlvin mengatakan, untuk menambah keamanan pengguna PayLater, Traveloka pun bekerja sama dengan perusahaan teknologi finansial Caturnusa Sejahtera Finance (CSF) yang sudah terdaftar di Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Fitur ini akan berfungsi ketika ada aktivitas tidak sah di akun Traveloka. Kemudian, pengguna Traveloka juga dapat mengaktifkan Autentikasi Dua Faktor sehingga pengguna harus memasukkan password Traveloka dan kode verifikasi setiap kali masuk ke aplikasi.
Source: Kompas October 11, 2019 08:47 UTC