Itu yang hendak disuarakan aktivis-aktivis Syria saat memposting foto seorang anak lelaki yang selamat dari serangan udara ke sebuah gedung di Aleppo, Syria, Rabu (17/8) lalu. ''Bocah yang tertegun dan wajahnya berdarah ini menambah horror di Aleppo,'' tulis anggota oposisi Syrian National Council Adib Shishakly. ”Kami menyelamatkannya bersama-sama,” ujar fotografer Al Jazeera Mubashir Mahmoud Raslan yang mengambil foto tersebut kepada Associated Press. Ditambahkan Raslan, mereka menggotong tiga warga sipil yang tidak bernyawa sebelum menyelamatkan Daqness. Video dan foto itu pun memicu shock dan kemarahan viral.
Source: Jawa Pos August 18, 2016 13:52 UTC