Induk usaha PT Freeport Indonesia tersebut menyatakan hingga kemarin mereka belum mencapai kesepakatan dengan pemerintah Indonesia terkait izin baru pertambangan. Juru Bicara Freeport, Eric Kinneberg, menyatakan akan melanjutkan negosiasi dengan pemerintah Indonesia, namun dengan catatan. Baca : PT Timah Rogoh Kocek Rp6,5 Miliar untuk Biaya EksplorasiHarga saham Freeport menguat 3,6 persen pada Jumat kemarin, atau melambat setelah perusahaan mengumumkan tak mencapai kesepakatan dengan pemerintah Indonesia. Sebelumnya harga saham Freeport sempat melonjak 7,5 persen setelah pemerintah Indonesia mengumumkan telah menerbitkan IUPK sementara bagi Freeport. Baca : Pemerintah Berikan PT Freeport Status IUPKManajemen Rio Tinto, perusahaan tambang multinasional asal Australia-Inggris, menyatakan sedang mempertimbangkan untuk keluar dari kerjasamananya dengan Freeport di Indonesia.
Source: Koran Tempo February 11, 2017 06:45 UTC