REPUBLIKA.CO.ID, SLEMAN -- Sudah menjadi fakta anak-anak sekolah di Indonesia terbebani kurikulum dan batas nilai kelulusan. Hal itulah yang mendorong kemunculan Gerakan Sekolah Menyenangkan (GSM) menghadirkan perubahan sistem pendidikan yang tujuannya tentu memperbaiki kualitas sumber daya manusia Indonesia. Filosofi utamanya, sebagai pendidik ia ingin anak-anak Indonesia siap hadapi perubahan dunia yang sudah pesat terjadi, termasuk perekonomian yang kini sudah berbasis teknologi informasi. Pada 2014 GSM sudah memberikan pelatihan dan tiga tahun selanjutnya menjalin kerja sama dengan sekolah di Australia. GSM turut mendampingi sekolah-sekolah Indonesia agar dapat mengaktualisasikan apa yang didapatkan dengan budaya lokal Indonesia di masing-masing sekolah.
Source: Republika August 08, 2017 11:37 UTC