PARIS, KOMPAS.com - Seorang pebisnis di Perancis selatan menggugat layanan taksi online Uber karena 'mengungkap perselingkuhannya dengan wanita lain', kata pengacara pebisnis tersebut. Meski sudah keluar dari aplikasi Uber di telepon genggam milik istrinya, Uber terus saja mengirim notifikasi, yang tentu saja membuka semua history atau data pemesanan, yang pada akhirnya membuat sang istri curiga. "Klien saya menjadi korban bug (kesalahan program) di aplikasi Uber," kata pengacaranya, David-Andre Darmon kepada kantor berita AFP, setelah memasukkan gugatan di pengadilan di Grasse. Menurut Le Figaro, beberapa pengguna Uber di Perancis punya persoalan seperti yang dialami pebisnis tersebut. Wartawan harian Perancis itu melakukan eksperimen dengan masuk dan kemudian keluar dari aplikasi Uber di satu iPhone.
Source: Kompas February 13, 2017 00:11 UTC