Mereka mengaku sangat kesal dengan adanya driver yang menggunakan aplikasi 'fake GPS' atau dalam bahasa gaul mereka adalah 'tuyul'. Menanggapi hal itu, Driver Community Gojek Perwakilan Pusat, Rangga menyatakan permohonan maaf bila pihaknya terkesan abai dalam masalah ini. Karena kami juga menyatakan bahwa 'fake GPS' itu sangat dilarang. "Karena itulah, kami mengumpulkan para mitra di sini untuk memberitahu bahwa kami akan merilis program anti 'fake GPS'. Cara kerja mereka yaitu pada jam 10 hingga sore, itu pakai akun pertama.
Source: Jawa Pos August 14, 2018 22:07 UTC