Fraksi Golkar memutuskan walkout (keluar) dari sidang karena keberatan dengan Ketua DPRD NTB Umar Said yang masih memimpin sidang. Namun, seusai fraksi Golkar walkout dari sidang, pembahasan sidang paripurna istimewa tentang penyerahan LHP BPK anggaran 2015 tetap berjalan hingga selesai. REPUBLIKA.CO.ID, MATARAM -- Sidang paripurna istimewa DPRD NTB tentang penyerahan laporan hasil pemeriksaan (LHP) BPK terhadap laporan keuangan pemerintah NTB anggaran 2015, Kamis (9/6) berjalan ricuh. Ketua Fraksi Golkar DPRD NTB Baiq Isvie Rupaedah mengatakan, berdasarkan perintah DPP, apabila Umar Said masih hadir di sidang paripurna dan memimpin sidang, pihaknya akan melakukan walkout. Sekretaris Fraksi Golkar DPRD NTB, Humaidi, menginterupsi saat sidang baru berjalan.
Source: Republika June 09, 2016 04:50 UTC