REPUBLIKA.CO.ID, PENNSYLVANIA -- Tokoh Muslim dan politik Turki, Fethullah Gulen mengaku bersedia diekstradisi jika diminta, Ahad (17/7). Gulen mengatakan ia tidak akan melakukan apa pun yang akan menodai martabatnya. "Saya tidak terlalu khawatir dengan permintaan ekstradisi, sama seperti saya tidak khawatir dengan kematian," kata Gulen yang bicara melalui penerjemahnya di Pennsylvania. Sebelumnya, Gulen menyangkal tuduhan pemerintah Turki yang mengatakan ia berada dibalik kudeta. Erdogan mengatakan kelompok pimpinan Gulen telah mengacaukan pasukan bersenjata.
Source: Republika July 18, 2016 00:56 UTC