Gunung Semeru, salah satu gunung api paling aktif di Indonesia, mengalami dua kali erupsi pada Rabu (7/2/2024). Letusan tersebut mencapai ketinggian mencengangkan, setinggi 800 meter di atas puncak, mengirimkan kolom abu vulkanik tebal ke udara. Menurut keterangan Liswanto, petugas Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru, erupsi pertama terjadi pada pukul 05.57 WIB dan diikuti oleh letusan kedua pukul 07.12 WIB. Masyarakat diimbau untuk tidak melakukan aktivitas apapun di sektor tenggara, sepanjang Besuk Kobokan, sejauh 13 km dari puncak, yang merupakan pusat erupsi. Selain itu, ditegaskan bahwa masyarakat tidak boleh berada dalam radius 5 km dari kawah atau puncak Gunung Api Semeru karena rawan terhadap bahaya lontaran batu (pijar).
Source: Republika February 08, 2024 02:04 UTC