JawaPos.com – Guru madrasah di Tasikmalaya berharap janji Dirjen Pendidikan Islam Kementerian Agama bukan harapan palsu. Sebab, tahun sebelumnya, Kemenag hanya berjanji dan hingga berganti tahun tidak kunjung menyelesaikan utang yang kini totalnya mencapai Rp 2,6 triliun itu. Jika tidak juga dipenuhi, maka PGM akan kembali ke Jakarta untuk menuntut kembali hak guru madrasah sampai dituntaskan. Tapi kita apresiasi untuk perjuangan Kemenag pusat yang sudah berusaha untuk membayar terutang dari kekurangan TPG,” ungkap Aep tadi malam. Aep berharap itikad baik Kemenag pusat bisa memberikan semangat baru dan secara tidak langsung memberikan harapan baru bagi warga madrasah, “Jika janji tesebut tidak dilaksanakan, maka akan memberikan dampak luar biasa juga bagi warga madrasah.
Source: Jawa Pos February 14, 2017 04:37 UTC