SEMARANG, KOMPAS.com - Ulama asal Rembang KH Mustofa atau Gus Mus mengomentari banyaknya sebutan ustaz atau ulama yang mendadak melekat pada diri seorang. Ulama yang baik, yang punya ukuran nilai kepantasan. "Jadi ada kepantasan laki-laki itu apa, bupati itu apa. (Baca juga: Gus Mus: Kadang Kita Ikut Menyebarkan "Hoax" Tanpa Sengaja)Karena itu, Gus Mus minta agar tugas pemerintah dan ulama tidak tumpang tindih. Kalau ulama baik, umara baik itu baik, tapi kalau baik-baikan itu rusak.
Source: Kompas April 20, 2017 23:32 UTC