Venturebeat.comTEMPO.CO, Jakarta - Ahli digital forensik, Ruby Alamsyah, mengatakan keberadaan peretas atau hacker saat sekarang dan masa lalu berbeda. Pada tahun 1980-an hingga awal 1990-an, kata dia, orang yang menjadi hacker adalah orang-orang yang sangat jenius karena saat itu teknologi masih terbatas dan internet belum luas seperti sekarang. "Akhir tahun 1990-an sampai sekarang, untuk jadi hacker tidak perlu jenius-jenius dan jago IT," kata Ruby saat dihubungi Tempo, Jumat, 7 April 2017. Ruby menjelaskan, hacker bisa lahir dari orang yang memiliki passion itu, punya banyak waktu, ditunjang dengan pengetahuan di internet, dan berlatih. Dalam kasus dugaan peretasan yang diduga dilakukan Sultan Haikal, 19 tahun, Ruby mengatakan cara membobol yang dilakukan Haikal dan teman-temannya termasuk mudah.
Source: Koran Tempo April 07, 2017 12:33 UTC