REPUBLIKA.CO.ID, SINGAPURA -- Serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran pada 28 Februari 2026, membawa dampak kenaikan harga energi dunia. Bahkan harga bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah negeri jiran meroket imbas Iran berani menyerang balik sejumlah pangkalan militer AS di kawasan Teluk dan wilayah Israel. Dikutip dari Straits Times, pada Rabu 18/3/2026), harga di Cnergy adalah 2,35 dolar Singapuraatau sekitar Rp 31 ribu per liter untuk bensin oktan 95 dan 2,65 dolar Singapura atau sekitar Rp 35 ribu per liter untuk bensin oktan 98. Dia mengaku, memperoleh pendapatan sekitar 1.400-1.600 dolar Singapura atau sekitar Rp 18,5 juta-Rp 21 juta dalam sepekan terakhir. Sementara harga solar di Sabah, Sarawak, dan Labuan tetap di angka 2,15 ringgit Malaysia (Rp 9.252) per liter.
Source: Republika March 21, 2026 02:34 UTC