Pengamat Mata Uang dan Komoditas Ibrahim Assuaibi berpandangan, penurunan harga emas disebabkan pasar melakukan taking profit, sebelum diprediksi melonjak memasuki tahun 2026 akibat faktor tensi geopolitik. Pergerakan harga emas dunia sepanjang 2025 mengalami melonjak sekitar 57 persen dibandingkan dengan posisi pada 1 Januari 2025 sebesar 2.614 dolar AS per troy ons. Ia menjelaskan tensi geopolitik yang terjadi di berbagai wilayah, mulai dari Timur Tengah, Amerika Latin, Eropa, hingga Asia Timur. Upaya perdamaian dari AS sendiri masih jadi tarik ulur, yang menyebabkan tensi geopolitik masih bergulir di Eropa. Ibrahim melanjutkan, selain masalah tensi geopolitik, polemik perpolitikan di AS juga menjadi faktor yang memengaruhi pergerakan harga emas.
Source: Republika January 01, 2026 16:21 UTC