REPUBLIKA.CO.ID, BOGOR -- Kelangkaan dan kenaikan harga garam terjadi di Kota Bogor, terhitung sejak satu pekan setelah Lebaran Idul Fitri 1438 H. Hingga kini, harga garam masih mengalami lonjakan mencapai 100 persen. Kepala Pasar Baru Bogor Iwan Arief Budiman mengatakan, pada pekan ketiga pada bulan Juli harga garam bata mencapai Rp 13 ribu per pak, naik Rp 8 ribu dari pekan sebelumnya. Sedangkan, untuk harga garam halus per bungkus mencapai Rp 3 ribu dari harga pekan sebelumnya hanya Rp 1.500 saja. Padahal Indonesia merupakan negara yang maritim.Namun menurut dia, kenaikan harga garam tidak terlalu berdampak signifikan karena pemakaian garam sendiri bisa dipakai untuk berhari-hari. Untuk harga sembako lain, jelas Iwan, harganya masih stabil dan tidak ada kenaikan harga.
Source: Republika July 25, 2017 08:48 UTC