REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Harga minyak dunia melonjak tajam setelah serangan Israel terhadap ladang gas South Pars di Iran, memperkuat kekhawatiran pasar terhadap gangguan pasokan energi global. Serangan tersebut menargetkan South Pars gas field, ladang gas terbesar di dunia yang menjadi tulang punggung pasokan energi Iran. Eskalasi konflik antara Iran dan Israel telah mengganggu distribusi energi di kawasan Teluk, termasuk jalur strategis Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20 persen pasokan minyak dunia. Pasca serangan, Iran mengancam akan menargetkan infrastruktur energi di negara-negara Teluk seperti Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab. Selain itu, sejumlah fasilitas energi di kawasan tersebut dilaporkan terdampak serangan, termasuk fasilitas gas di Qatar, yang semakin memperburuk sentimen pasar.
Source: Republika March 19, 2026 01:55 UTC