Kondisi itu pun membuat pedagang kaki lima (PKL) yang menggunakan plastik sebagai salah satu komponen dagangannya menjerit. Hal tersebut seperti yang dialami pedagang es di Pasar Pagi Kota Cirebon. “Pembeli pada protes, tidak mau harga (minuman) es naik,” ujar pedagang es bernama Aeni, Sabtu (4/4/2026). Ia mengatakan, sejak harga gelas plastik atau cup mengalami kenaikan, ia sempat menaikkan harga jual minuman esnya menjadi Rp 6.000 per cup, atau naik Rp 1.000. Sementara itu, seorang pembeli es, Husen, mengaku kaget harga es yang biasa dibelinya tiba-tiba mengalami kenaikan.
Source: Republika April 04, 2026 16:25 UTC