TEMPO.CO, Jakarta - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) pada Jumat, 22 November 2019, diprediksi masih rawan terkoreksi dibayangi sentimen global yang tidak kondusif. IHSG Jumat pagi dibuka melemah 1,57poin atau 0,03 persen ke posisi 6.115,79. "Diperkirakan IHSG akan bergerak mixed pada perdagangan hari ini, namun kembali rawan terkoreksi. Dari eksternal, diperkirakan kesepakatan dagang fase satu antara AS dan Cina tidak akan terjadi dalam waktu dekat ini. Hal itu dikarenakan kondisi yang kembali menegang antara dua negara itu, lantaran Cina kembali menekan AS untuk pengembalian tarif yang lebih luas.
Source: Koran Tempo November 22, 2019 03:00 UTC