JawaPos.com - Kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) yang juga anggota Komisi I DPR Junico Bisuk Partahi Siahaan atau dikenal Nico Siahaan diperiksa oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto membantah adanya aliran uang ke partainya sebesar Rp 250 juta. Hasto mengaku sudah mendapat informasi langsung dari Nico, terkait dugaaan aliran dana dalam acara Peringatan Sumpah Pemuda yang diadakan PDIP Oktober silam. "Untuk sumpah pemuda itu memang dengan cara gotong-royong, tidak ada dana korupsi di situ," ujar Hasto di DPP PDIP, Jakarta, Sabtu (1/12). Hasto menegaskan, kalau memang ada aliran uang yang masuk ke salah satu kader PDIP, maka pihaknya tidak akan tinggal diam.
Source: Jawa Pos December 01, 2018 11:15 UTC