Pihak Bank Indonesia (BI) terus berinovasi agar uang yang dicetak tidak mudah ditiru oleh oknum yang tidak bertanggung jawab. Suhaedi juga mengatakan saat ini Perruri sudah memperketat keamanan uang yang beredar di masyarakat. Dalam uang yang beredar ada 12 pengaman untuk mencegah terjadinya hal yang tidak diinginkan. Sementara, pada uang palsu tidak ada tulisan mikro yang bertuliskan angka 100 atau tulisannya tidak jelas hanya berupa strip warna putih. Uang yang berhasil diamankan berjumlah 27 lak, yang masing-masing lak berisi 100 lembar pecahan uang Rp 100.000, sehingga total keseluruhan uang yang berhasil dicetak ada 2700 lembar.
Source: Jawa Pos December 08, 2017 03:46 UTC