Target mereka sama seperti serangan di Sarinah, Thamrin Januari tadi, namun dilakukanya di Surabaya. "Yang jelas sekarang kan ada fakta berupa senjata yang akan digunakan untuk kegiatan aksi teror," katanya. Sementara itu, pihaknya juga masih menyelidiki terkait dengan adanya dugaan aliran dana anggaran dari sejumlah pihak yang mendanai kegiatan mereka. Donatur itu bisa seperti penyaluran senjata dan uang untuk kegiatan aktivitas. Boy sendiri tidak membantah bahwa kedua pelaku ini terinspirasi melakukan serangan serupa dengan bom Sarinah.
Source: Jawa Pos June 09, 2016 13:07 UTC